Dilanjutkannya,tentang produk digital yang antara lain berupa sosial media, streaming, e-commerce (jual beli di internet), website, Artificial Intelegence (AI) dan lainnya.
“Kemudian Soal literasi digital, kompetensi literasi digital, etika di ruang digital, digital memangkas batas, sosial media safety, serta digital skill,” lanjutnya.
Sementara Awiek Hadi Widodo. Narasumber dari Jikamaka menekankan pentingnya digital culture melalui penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam dunia digital.
“Sesuatu itu tergantung cara penyampaiannya. Baik maksudnya belum tentu penyampaiannya, komunikasinya baik,” kata pria asal Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur.
Awiek mengungkapkan, pernah menjadi narsum Pelatihan Hidroponik di Desa Kasiau Raya ini. Kesempatan kali ini adalah sharing mempergunakan internet medsos supaya berdampak positif, bermanfaat untuk kebaikan. Awal yang penting dilakukan menurutnya adalah membangun komunikasi kewirausahaan UMKM yang baik. (*)
Kalimantanlive.com/ Diskominfo Tabalong







