TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Bimbingan teknis (Bimtek) aplikasi Sistem Informasi Penanggulangan Kemiskinan Terpadu dan Terintegrasi (Silangkarr) diberikan untuk para operator desa kelurahan hingga kecamatan di Kabupaten Tabalong.
Bimtek aplikasi Silangkarr ini untuk meningkatkan kapasitas para operator dalam penanganan kemiskinan di Bumi Saraba Kawa Tabalong.
#Baca Juga :Satu Rumah di Kelua Tabalong Hangus Terbakar, Korsleting Listrik Diduga Penyebab Kebakaran
#Baca Juga :Peserta Didik Tingkat SD Ikuti Festival Tunas Bahasa Ibu, Wabup Tabalong Ajak Lestarikan Budaya Banjar
#Baca Juga :Torehan Prestasi Penyelenggaraan Kearsipan Tingkat Nasional, Tabalong Terima Penghargaan dari ANRI
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari mulai 22 sampai 23 Oktober 2025 dan secara resmi dibuka Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani berlangsung di Aston Tanjung City Hotel, Rabu (22/10/2025).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi (Bapperida) Tabalong, H Arianto menjelaskan, penanganan kemiskinan ini merupakan tanggung jawab bersama mulai pemerintah pusat, provinsi, kabupaten hingga desa.
“Soal kemiskinan ini menjadi urusan sosial kita sebagai individu. Jadi kita punya tanggung jawab terhadap tetangga kanan kiri kita,” jelasnya.
Ia pun berharap, seluruh operator desa kelurahan dan kecamatan dapat melaksanakan fungsinya lebih baik dan efektif agar penanganan kemiskinan semakin bagus.
“Angka kemiskinan di Tabalong di bawah 5 persen, itu menjadi tugas kita untuk menekan semaksimal mungkin mendekati angka nol,” harapnya.
Diketahui, Bimtek aplikasi Silangkarr yang diikuti operator desa kelurahan dan kecamatan terdiri dari fasilitator dan operator desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) hingga operator kecamatan.







