JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dunia teknologi kembali diguncang! Samsung resmi merilis Galaxy XR, headset realitas campuran (Extended Reality) terbarunya yang langsung menantang Apple Vision Pro. Dirilis di Amerika Serikat pada Rabu (22/10/2025), perangkat ini disebut-sebut sebagai senjata baru Samsung untuk mendominasi pasar mixed reality berbasis AI.
Perangkat futuristik ini tidak hanya sekadar headset biasa—Galaxy XR membawa fitur dan aplikasi khas Android ke dalam dunia imersif yang sepenuhnya interaktif. Yang lebih mencengangkan, Samsung menggandeng Google untuk mengintegrasikan AI Gemini, menjadikan pengalaman pengguna semakin pintar dan realistis.
# Baca Juga :Kolaborasi Samsung, Google, dan Qualcomm Lahirkan Headset Canggih Galaxy XR
# Baca Juga :Daftar Harga HP Samsung Galaxy A Series Terbaru, Oktober 2025: Mulai Rp1,3 Jutaan
# Baca Juga :Samsung Galaxy S26 Series Dikabarkan Meluncur Maret 2026, Bawa Layar 10-bit dan Pengisian 60W
# Baca Juga :Samsung Isyaratkan Peluncuran Headset XR “Moohan” Pekan Depan, Siap Saingi Apple Vision Pro
“Dengan Galaxy XR, Samsung memperkenalkan ekosistem perangkat seluler yang benar-benar baru,” ujar Won-Joon Choi, COO Mobile eXperience Samsung Electronics.
“Ini bukan lagi konsep, melainkan kenyataan yang bisa dirasakan setiap hari,” tambahnya.
Galaxy XR menampilkan desain elegan yang ergonomis—mirip Apple Vision Pro namun lebih ringan dan fleksibel.
Dilengkapi light shield yang bisa dilepas, 6 mikrofon, 10 sensor gerak, serta iris recognition untuk keamanan biometrik.
Berbasis Android XR yang dikembangkan bersama Google dan Qualcomm, Galaxy XR mampu menjalankan mayoritas aplikasi Android secara langsung. Pengguna bahkan bisa menonton Netflix dalam kualitas 4K, menjadikannya seperti bioskop pribadi di wajah.
Aplikasi Google Maps XR juga memungkinkan pengguna menjelajahi dunia secara imersif—seolah benar-benar berada di lokasi wisata yang dituju.
AI Gemini Jadi “Otak” dan Teman Virtual Pengguna
AI Gemini hadir sebagai asisten multimodal yang mampu memahami suara, gerakan tangan, dan penglihatan.
Contohnya, pengguna dapat meminta Gemini menjadi pemandu wisata, menjelaskan lokasi video YouTube, atau memberi strategi saat bermain game—semua dilakukan secara real-time tanpa jeda aktivitas.
Bahkan, Gemini bisa membantu menata jendela aplikasi yang berserakan atau memberi saran produktivitas lewat Google Workspace dan Adobe Creative Cloud.
Spesifikasi Monster
Chipset: Qualcomm Snapdragon XR2+ Gen 2
RAM: 16 GB
Storage: 256 GB
Layar: Micro-OLED 4K, refresh rate 90 Hz, color gamut 96% DCI-P3
FOV: 109° horizontal, 100° vertikal
Baterai: 2,5 jam pemakaian aktif, isi cepat via USB-C
Bobot: 545 gram (plus baterai eksternal 302 gram)









