BANYUASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Warga Banyuasin, Sumatera Selatan, digegerkan oleh aksi brutal tiga pria yang menembak dua sopir angkot hanya gara-gara rebutan antrean di SPBU! Satu korban tewas di tempat, sementara satu lainnya kritis.
Ketiga pelaku keji itu akhirnya ditangkap polisi kurang dari 12 jam setelah peristiwa berdarah tersebut. Mereka adalah Hadi Siswanto (31), Indra Gunawan (35), dan Dwi Seftiadi Permana Sora (23) — seluruhnya warga Desa Regan Agung, Kecamatan Banyuasin III.
# Baca Juga :Gegara Dituduh Tidur, Siswa SMK di Palembang Babak Belur Dihajar Guru Olahraga! Ibunda Murka dan Lapor Polisi
# Baca Juga :Terbongkar! Pesta Gay di Hotel Surabaya Dibiayai Sponsornya, 34 Pria Ikut Tanpa Bayar Sepersenpun!
# Baca Juga :Online Scam Menggema di ASEAN! KTT ke-47 di Kuala Lumpur! Bahas Ancaman Digital yang Menembus Hingga Australia!
Kapolres Banyuasin AKBP Ruri Prastowo mengonfirmasi bahwa pelaku utama penembakan adalah Hadi Siswanto, yang menggunakan senjata api berwarna hitam untuk menembak korban.
“Pelaku Hadi menembak hingga menewaskan korban Oberta Parjiman alias Obi (35) dan melukai M. Dwi Yulianto (27),” ungkap AKBP Ruri dalam konferensi pers, Rabu (22/10/2025).
Insiden bermula di SPBU Limau, Kecamatan Sembawa, pada Selasa (21/10/2025) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, korban dan para pelaku berselisih karena saling serobot antrean pengisian BBM.
Keributan sempat dilerai warga, dan kedua pihak sempat meninggalkan lokasi. Namun rupanya, dendam belum padam.
Sekitar satu jam kemudian, ketiganya kembali beraksi di Jalan Lintas Palembang–Betung Km 41, Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banyuasin III.
“Korban Dwi Yulianto dikeroyok tiga pelaku. Melihat itu, korban Oberta yang kebetulan melintas mencoba melerai,” jelas Kapolres.
Sayangnya, upaya melerai justru berakhir tragis. Pelaku Hadi kembali ke mobil, mengambil senjata api, lalu melepaskan tembakan ke arah korban.









