Louvre Dibuka Lagi Usai Perampokan Rp 1,6 Triliun, Ribuan Wisatawan Serbu Piramida Kaca!

Ruang Galeri Apollo tetap ditutup sementara.

Pemeriksaan pengunjung diperketat di setiap pintu masuk.

Jumlah petugas keamanan di ruang pameran utama ditambah signifikan.

Beberapa jalur masuk dan keluar ditutup untuk mempermudah kontrol pengawasan.

“Kami ingin memastikan museum aman sepenuhnya bagi pengunjung,” ujar salah satu staf Louvre kepada RIA Novosti.

Meski begitu, sebagian wisatawan masih merasa khawatir.
“Saya tidak percaya hal seperti ini bisa terjadi di tempat sekelas Louvre,” kata Emilie Sarran (39), pengunjung asal Toulouse.

Kepala Museum Dipanggil Senat

Kepala Museum Louvre, Laurence des Cars, belum memberi pernyataan resmi kepada publik. Ia dijadwalkan menghadiri sidang Senat Prancis untuk memaparkan rencana penguatan sistem keamanan museum nasional.

Sementara itu, kepolisian Prancis masih memburu kawanan pelaku yang hingga kini belum tertangkap. Pemeriksaan kamera CCTV dan rekaman lalu lintas di sekitar Sungai Seine tengah berlangsung intensif.

Kendati baru dua hari lalu Louvre “dijarah” perhiasan sejarah, suasana di sekitar piramida kaca tampak hidup.
Anak-anak sekolah, pelukis jalanan, hingga turis mancanegara tampak memadati halaman museum sambil berswafoto.

Sebagian besar pengunjung mengaku datang bukan hanya untuk melihat seni, tapi juga “menjadi saksi sejarah setelah tragedi besar.”

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI