Target Produksi Massal 2027
Untuk menuju tahap produksi, TMI akan membangun 40–50 unit purwarupa I2C lengkap dengan uji tabrak dan simulasi digital berstandar dirgantara.
“Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Dengan dukungan pemerintah dan semangat nasional, kita pasti bisa,” ujar Harsusanto optimistis.
TMI menargetkan produksi massal pada akhir 2027 atau awal 2028, dengan harga jual di bawah Rp 500 juta — membuat SUV listrik ini bisa dijangkau masyarakat luas.
Kelahiran I2C menandai awal era baru mobil nasional berbasis listrik yang menggabungkan teknologi, budaya, dan semangat kemandirian bangsa. Bila rencana ini terealisasi, Indonesia tak hanya menjadi pasar otomotif, tetapi juga pemain utama dalam industri mobil listrik dunia.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







