Dunia Bersatu Bela Indonesia, Kecam Keras IOC & Israel: “Dekolonisasi Olahraga Sekarang!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dunia internasional kini tengah memanas usai Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengancam Indonesia gara-gara menolak kehadiran atlet Israel di ajang Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta. Sikap Indonesia yang berlandaskan solidaritas terhadap Palestina justru mendapat dukungan besar dari masyarakat dunia.

Langkah keras IOC yang dinilai berpihak pada Israel membuat netizen global dan aktivis kemanusiaan ramai-ramai membela Indonesia dan mengecam IOC karena dianggap tidak adil dan kehilangan nilai netralitas olahraga.

# Baca Juga :GEGER DUNIA OLAHRAGA! Penolakan Atlet Israel Bikin IOC Bekukan Indonesia, Mimpi Olimpiade 2036 Resmi Kandas

# Baca Juga :Hamas Tegaskan Palestina Tak Butuh Pasukan Asing Kecuali untuk Cegah Agresi Israel

# Baca Juga :Trump: Israel Bisa Lanjutkan Serangan ke Gaza Jika Hamas Langgar Gencatan Senjata

# Baca Juga :RS Indonesia di Gaza Masih Dijaga Tentara Israel Meski Gencatan Senjata Berlaku

“Indonesia dikenai sanksi sebelum Israel. Kita perlu mendekolonisasi olahraga dengan segera,” tulis Alon Mizrahi, aktivis Yahudi pro-Palestina, di platform X (Twitter).

“Saya memboikot Olimpiade. Saya bersama Indonesia. Bebaskan Palestina,” tulis akun lain dengan tagar #StandWithIndonesia.

“IOC adalah lelucon, kan?” sahut netizen global lainnya, menyoroti standar ganda organisasi olahraga dunia itu.

Awal Mula Kontroversi

Kemarahan publik dunia bermula setelah IOC mengancam akan mengucilkan Indonesia dari ajang olahraga internasional. Ancaman ini muncul karena pemerintah Indonesia menolak memberikan visa kepada enam atlet Israel, yakni Artem Dolgpyat, Eyal Indig, Ron Payatov, Lihie Raz, Yali Shoshani, dan Roni Shamay.

Federasi Senam Israel bahkan sempat mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), namun tetap ditolak. Alhasil, keenam atlet tersebut tidak dapat tampil di Jakarta.

Menanggapi hal itu, IOC langsung bereaksi dengan dua peringatan keras:

Memutus dialog dengan Indonesia soal potensi menjadi tuan rumah Olimpiade di masa depan.

Mengimbau federasi olahraga dunia agar tidak menyelenggarakan turnamen di Indonesia hingga ada jaminan bahwa semua atlet, termasuk Israel, dapat bertanding.

Dunia Balik Membela Indonesia

Alih-alih mendukung IOC, reaksi dunia justru berbalik membela Indonesia. Banyak tokoh, akademisi, dan netizen global menilai ancaman IOC sebagai bentuk hipokrisi dan kolonialisme modern dalam dunia olahraga.