JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kabar bahagia datang bagi para orang tua di seluruh Indonesia! Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan bahwa anak-anak PAUD dan TK akan mulai menerima Program Indonesia Pintar (PIP) pada tahun 2026. Kebijakan ini menjadi tonggak penting menuju terwujudnya Wajib Belajar 13 Tahun, yang kini mencakup pendidikan prasekolah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menegaskan, perluasan PIP ini adalah wujud nyata pemerataan akses pendidikan sejak usia dini. Selama ini, bantuan PIP hanya menyasar jenjang SD, SMP, dan SMA.
# Baca Juga :P Diddy Diserang di Penjara, Nyaris Digorok Pisau oleh Napi Lain, Situasi Mencekam di Sel Brooklyn!
# Baca Juga :Dunia Bersatu Bela Indonesia, Kecam Keras IOC & Israel: “Dekolonisasi Olahraga Sekarang!
# Baca Juga :VIRAL! KDM Sidak Sumber Air AQUA, Publik Heboh Soal Sumur Bor, Danone Akhirnya Buka Suara
# Baca Juga :VIRAL! 3 Debt Collector Rebut Motor Wanita di Cengkareng Akhirnya Dibekuk Polisi, Aksi Kasar Direkam Warga!
“Tahun depan bantuan PIP akan mulai diberikan untuk TK. Sekarang baru SD, SMP, SMA. Insyaallah tahun depan TK juga dapat,” ujar Mu’ti dalam wawancara dengan detikSore, Kamis (23/10/2025).
Mu’ti menjelaskan, banyak anak di Indonesia tidak bersekolah di PAUD atau TK karena keterbatasan biaya. Oleh sebab itu, pemerintah mendorong agar bantuan ini menjadi stimulus agar anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa memperoleh pengalaman belajar sejak usia dini.
“Kita berharap PIP bisa jadi sumbangan pemerintah supaya anak-anak ini punya pengalaman belajar di TK,” katanya.
Target Penerima PIP PAUD/TK: 888 Ribu Anak!
Program PIP PAUD/TK sempat menjadi pembahasan dalam RAPBN 2026. Awalnya, Kemendikdasmen mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 2,7 triliun, namun yang disetujui hanya Rp 400 miliar.
Meski demikian, Abdul Mu’ti menegaskan program ini tetap berjalan. Pemerintah menargetkan 888 ribu anak PAUD/TK dari keluarga tidak mampu akan menjadi penerima manfaat PIP pada tahun depan.
“Anggarannya memang belum besar, tapi kita ingin memastikan anak-anak prasekolah dari keluarga kurang mampu tetap bisa sekolah,” tegasnya.
Kebijakan PIP PAUD 2026 menjadi bagian dari program Wajib Belajar 13 Tahun, yang memperluas kewajiban pendidikan hingga tingkat prasekolah.
Mu’ti menjelaskan, pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kepercayaan diri, dan kemampuan sosial anak.







