BANJARBARU, Kalimantanlive.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat sinergi antara program Corporate Social Responsibility (CSR) dan pembangunan daerah sebagai bagian dari langkah menuju Indonesia Emas 2045.
Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, melalui Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Ariadi Noor, menghadiri Konferensi Nasional ke-11 Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru, Kamis (23/10).
Konferensi yang mengusung tema “Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Indonesia Emas” ini diikuti oleh akademisi, peneliti, praktisi, dan pengambil kebijakan dari berbagai sektor.
Dalam sambutannya, Ariadi Noor menegaskan bahwa keberlanjutan pembangunan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Ia mencontohkan langkah konkret Pemprov Kalsel melalui pengembangan aplikasi e-Optima TJSLP, sistem berbasis spasial yang memfasilitasi perencanaan, pelaporan, dan evaluasi program CSR secara transparan, akuntabel, dan terintegrasi dengan rencana pembangunan daerah.
“Aplikasi ini membantu memastikan program TJSLP berjalan efektif dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” jelas Ariadi.







