Pemprov Kalsel Perkuat Manajemen Koperasi Merah Putih di 2.013 Desa dan Kelurahan

Ia menegaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah memperkuat kelembagaan koperasi agar mampu berinovasi dan mandiri sesuai potensi ekonomi daerah.

Berdasarkan data Dinas Koperasi Kalsel, sudah terdapat lebih dari 140 koperasi aktif yang terpantau melalui aplikasi nasional.

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Apresiasi Mahasiswa IBITEK Sebagai Agen Perubahan pada Penutupan Economic Debate Competition 2025

Beberapa koperasi yang dinilai sukses bergerak di sektor penjualan LPG, sembako, hingga layanan klinik menjadi contoh model pengelolaan yang produktif dan berdaya saing.

“Koperasi yang menjual LPG dengan harga terjangkau antara Rp18.500–Rp20.000, misalnya, mampu menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat,” ungkapnya.

Gusti Yanuar menambahkan, pemerintah akan terus mendorong inovasi sesuai potensi unggulan di setiap daerah agar koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi rakyat.

“Tujuannya agar koperasi hadir memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: MC Kalsel