JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Jagat media sosial kembali digegerkan dengan aksi brutal tiga debt collector (DC) yang nekat menghadang dan berusaha merampas motor seorang wanita di Cengkareng, Jakarta Barat. Aksi tak berperikemanusiaan itu terekam kamera warga dan viral luas, memicu kemarahan publik.
Dalam video yang beredar, tampak seorang perempuan pemotor dicegat oleh sekelompok pria yang mengaku sebagai penagih utang. Mereka memaksa korban menyerahkan motor di tengah jalan raya, tepat di depan Halte Transjakarta Jembatan Baru, Cengkareng, Kamis (16/10/2025) lalu.
# Baca Juga :GEGER DUNIA! Presiden Ekuador Nyaris Tewas Diracun Lewat Cokelat & Selai — Siapa Dalangnya?
# Baca Juga :P Diddy Diserang di Penjara, Nyaris Digorok Pisau oleh Napi Lain, Situasi Mencekam di Sel Brooklyn!
# Baca Juga :Dunia Bersatu Bela Indonesia, Kecam Keras IOC & Israel: “Dekolonisasi Olahraga Sekarang!
# Baca Juga :VIRAL! KDM Sidak Sumber Air AQUA, Publik Heboh Soal Sumur Bor, Danone Akhirnya Buka Suara
Situasi sempat memanas ketika warga sekitar mencoba menengahi agar masalah diselesaikan baik-baik. Namun, salah satu DC justru mendorong dan membentak pria yang berusaha membantu korban. Bahkan, mereka juga tampak marah kepada warga yang merekam kejadian tersebut.
Beruntung, aksi perampasan itu gagal total setelah protes keras warga membuat para pelaku ciut dan meninggalkan lokasi.
Polisi Bergerak Cepat
Viralnya video tersebut langsung direspons cepat oleh aparat kepolisian. Tiga debt collector yang terlibat dalam aksi itu akhirnya dibekuk oleh anggota Polsek Cengkareng, Jumat (17/10/2025).
“Tiga pelaku debt collector sudah diamankan, yakni MN, BN alias Rassi, dan LN,” ungkap Polres Metro Jakarta Barat melalui akun Instagram resmi @polres_jakbar, Jumat (24/10/2025).
Ketiganya, yang dikenal sebagai “mata elang”, kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Cengkareng.
Dari hasil penyelidikan sementara, motor yang coba direbut ternyata merupakan kendaraan hasil gadai, bukan milik pribadi korban secara langsung.
Polisi Tunggu Laporan Korban
Meski pelaku sudah diamankan, polisi masih menunggu korban perempuan untuk membuat laporan resmi agar kasus perampasan motor tersebut dapat diproses secara hukum.







