CEO Microsoft Satya Nadella Raup Rp1,6 Triliun Setahun! Gajinya Naik 5 Kali Lipat Sejak Awal Menjabat

KALIMANTANLIVE.COM — Tak heran Satya Nadella dijuluki “Raja AI” Silicon Valley. Di tahun 2025 ini, gaji dan total kompensasi CEO Microsoft tersebut melonjak tajam hingga mencapai USD 96,5 juta atau sekitar Rp1,6 triliun per tahun — naik lebih dari lima kali lipat dibanding saat ia pertama kali menjabat pada 2015 lalu!

Berdasarkan laporan resmi yang dikirimkan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), Nadella kini menjadi salah satu eksekutif dengan bayaran tertinggi di dunia teknologi.

# Baca Juga :Isu Panas Aqua! Disebut Ambil Air Sumur Bor, Ahli UGM Bongkar Fakta Soal ‘Akuifer Dalam’ dan Asal Air Pegunungan!

# Baca Juga :Messi Mengamuk! Brace Spektakuler Antar Inter Miami Libas Nashville 3-1 di Playoff MLS 2025!

# Baca Juga :Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Tembus Rp 2,4 Juta/Gram! UBS & Galeri24 Kompak Naik

# Baca Juga :Kasus Lisa Mariana Makin Panas! Sudah Jadi Tersangka, Tak Ditahan dan Tuding Hasil Tes DNA Janggal

“Pada 2015, total gaji Nadella hanya sekitar USD 18 juta atau Rp299,7 miliar. Kini, nilainya melesat menjadi USD 96,5 juta,” demikian laporan yang dikutip, Sabtu (25/10/2025).

Komponen Gaji Superfantastis

Kenaikan fantastis ini terutama disumbang oleh pemberian saham (stock awards) senilai USD 84 juta (Rp1,4 triliun). Komponen ini memang menjadi “sumber utama” penghasilan para petinggi perusahaan teknologi raksasa seperti Microsoft.

Selain itu, Nadella juga menerima:

Bonus tunai: USD 9,5 juta (Rp158 miliar)

Kompensasi lain: USD 196 ribu (Rp2,6 miliar)

Gaji pokok: USD 2,5 juta (Rp41,6 miliar)

Saham Microsoft Melejit 10 Kali Lipat

Lonjakan gaji Nadella sejalan dengan kenaikan nilai saham Microsoft yang luar biasa dalam satu dekade terakhir.
Pada Oktober 2015, harga saham Microsoft hanya di kisaran USD 45 (Rp749 ribu) per lembar. Kini, di 2025, sahamnya menembus USD 520 (Rp8,6 juta) per lembar.