“Kegiatan akad massal ini bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Kalsel, memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah berjalan inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kolaborasi nyata dalam mendukung pemberdayaan ekonomi daerah.
“Bank Kalsel akan terus hadir sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat pembiayaan produktif dan konsumtif. Melalui akad massal ini, masyarakat Banua mendapatkan akses ke layanan keuangan yang cepat, mudah, aman, dan bermanfaat,” ujar Fachrudin.
Sebagai simbolisasi, penandatanganan dan penyerahan kredit dilakukan secara simbolis kepada 2 debitur, yakni Said Muhammad Yusuf (KUR Rp500 juta) dan Hatta Bagus Irawan (KUR Rp100 juta).








