Bank Kalsel Luruskan Kekeliruan Teknis, Pastikan Dana Rp5,165 Triliun Bukan Milik Pemkot Banjarbaru

Sebagai bentuk tanggung jawab, Bank Kalsel telah mengambil langkah korektif cepat, antara lain:

  1. Menyampaikan klarifikasi serta koreksi langsung kepada Bank Indonesia sebagai regulator perbankan.

  2. Melakukan sinkronisasi data dan koordinasi bersama Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, serta Pemerintah Kota Banjarbaru guna memastikan kesesuaian dan keakuratan data.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga kepercayaan publik dan akurasi pelaporan keuangan.

BACA JUGA: Pemkab Tanah Laut Dukung Raperda Kesehatan dan CSR, Siapkan Penyertaan Modal Rp200 Miliar ke Bank Kalsel

“Kami menyadari pentingnya keakuratan data dan pelaporan bagi kepercayaan publik. Karena itu, kami segera melakukan klarifikasi kepada Bank Indonesia dan menyelaraskan data dengan pihak terkait. Kami pastikan seluruh laporan keuangan Bank Kalsel valid, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.