Dari sisi ekonomi, maskapai Turki menyatakan komitmen untuk memperluas kerja sama, termasuk peningkatan jumlah pilot dan awak kabin asal Indonesia, kolaborasi di bidang Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO), serta promosi pariwisata Indonesia melalui jaringan Turkish Airlines.
Agustinus menambahkan, kesepakatan ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah penerbangan internasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi industri nasional.
“Ini momentum penting untuk memperluas kerja sama penerbangan sekaligus meningkatkan daya saing industri aviasi Indonesia,” ujarnya.
Sumber: Antaranews







