JAKARTA, Kalimantanlive.com – Raksasa teknologi Apple dikabarkan memangkas produksi iPhone Air secara drastis hingga lebih dari 80 persen mulai akhir tahun ini hingga kuartal pertama 2026. Langkah ini diambil menyusul performa penjualan yang jauh di bawah ekspektasi.
Analis teknologi ternama Ming-Chi Kuo mengungkapkan bahwa Apple telah meminta para pemasoknya untuk menurunkan kapasitas produksi, bahkan beberapa komponen dengan waktu pembuatan panjang akan dihentikan sepenuhnya pada akhir 2025.
BACA JUGA: Apple Diprediksi Rilis iPhone 20 pada 2027, Bertepatan 20 Tahun iPhone
“Kinerja penjualan iPhone Air menunjukkan tren serupa dengan iPhone Plus dan iPhone Mini yang sebelumnya juga tidak mampu menarik pasar secara luas,” ujar Kuo dalam laporannya.
Menurut Kuo, permintaan tinggi terhadap iPhone 17 dan iPhone 17 Pro membuat ruang bagi varian baru seperti iPhone Air semakin sempit. Sementara itu, model Pro justru mencatat penjualan di atas perkiraan, mendorong Apple untuk memusatkan sumber daya produksinya pada lini premium tersebut.
Meski begitu, Kuo menilai langkah ini bukan tanda kegagalan total bagi iPhone Air. Ia menyebut, Apple kemungkinan hanya sedang menyesuaikan strategi portofolio produknya agar lebih efisien.
Dengan rantai pasokan yang luas dan fleksibel, Apple dinilai mampu beradaptasi cepat terhadap dinamika pasar.









