Fitur Vehicle-to-Home (V2H) juga disematkan, memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber daya listrik untuk rumah.
Selain itu, kursi fleksibel pada baris kedua menawarkan kenyamanan tinggi dan opsi personalisasi, menjadi nilai jual utama dari minivan listrik ini.
BACA JUGA: BYD Yangwang U9 Xtreme Resmi Jadi Mobil Listrik Produksi Tercepat di Nürburgring
Meski demikian, Sharp belum mengumumkan spesifikasi teknis seperti kapasitas baterai dan jarak tempuh resminya.
Sharp berencana meluncurkan LDK+ Electric Minivan secara komersial di Jepang pada tahun 2027, sebelum memperluas pemasarannya ke kawasan ASEAN, termasuk Indonesia, pada tahap berikutnya.
Sumber: Fajarharapan.id










