Wayne Rooney Sindir Keras Van Dijk & Salah di Tengah Krisis The Reds, Mana Pemimpinmu, Liverpool?

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Krisis mengguncang Liverpool! Tim yang semula dijagokan sebagai kandidat kuat juara musim ini kini justru terpuruk. Dalam empat laga terakhir Liga Inggris, pasukan Arne Slot menelan kekalahan beruntun dan kehilangan arah di tengah lapangan.

Rentetan hasil buruk itu datang dari kekalahan atas Manchester United, Chelsea, Crystal Palace, dan terbaru Brentford akhir pekan lalu. Empat kekalahan tanpa poin membuat Liverpool terdampar di posisi ketujuh klasemen sementara, hanya mengumpulkan 15 poin dari 9 pertandingan, tertinggal 7 poin dari Arsenal yang kini memimpin.

# Baca Juga :Malam Ini! Duel Panas Real Madrid vs Juventus di Liga Champions, Liverpool Wajib Menang, Chelsea Siaga Penuh!

# Baca Juga :Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kokoh di Puncak, Liverpool Terpeleset Usai Takluk dari MU

# Baca Juga :Van Dijk Akui Liverpool Ceroboh dan Kurang Tenang saat Dikalahkan MU di Anfield

# Baca Juga :Amorim Ungkap Alasan Taktis di Balik Dicadangkannya Sesko saat Kalahkan Liverpool

Padahal, ambisi besar menyelimuti Anfield setelah manajemen menggelontorkan dana besar pada bursa transfer musim panas lalu. Namun, perubahan besar di skuad justru berbalik menjadi bumerang. Kombinasi baru belum menyatu, dan kepemimpinan di lapangan tampak memudar.

Kritik keras datang dari legenda Inggris sekaligus mantan bintang Manchester United, Wayne Rooney. Ia menilai Liverpool kehilangan sosok pemimpin sejati, dan dua bintang utama — Virgil van Dijk dan Mohamed Salah — dianggap gagal menunjukkan aura kepemimpinan di masa sulit ini.

“Tidak ada yang memperkirakan ini. Mereka terpukul keras dan kesulitan mencari jalan keluar. Sekarang waktunya manajer dan para pemimpin tim bertanggung jawab,” ujar Rooney dikutip dari BBC Sport.

Rooney menilai bahasa tubuh Van Dijk dan Salah memperlihatkan tanda-tanda frustrasi yang menular ke seluruh skuad.

“Mereka dua pemain top, tapi kalau bahasa tubuhnya salah, itu memengaruhi semua pemain lain. Kalau saya jadi penggemar Liverpool atau manajernya, saya akan sangat khawatir,” tambahnya.