Yassierli: Pekerja Harus Adaptif di Era AI dan Transisi Energi

Kalimantanlive.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak seluruh pekerja di Indonesia untuk bersiap menghadapi dua tantangan besar dunia kerja masa depan, yakni disrupsi akibat perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi menuju industri hijau.

“Jika tidak diantisipasi, situasi ini bisa membuka peluang bagi tenaga kerja asing mengambil alih peran tenaga kerja dalam negeri. Kita tidak boleh kehilangan kesempatan di negeri sendiri,” ujar Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

BACA JUGA: 163 Koperasi Desa Akan Garap Tambang Timah Legal di Bangka Belitung

Menaker menilai, peran serikat pekerja (SP) sangat penting dalam mengawal dua isu besar tersebut agar transisi menuju era AI dan energi hijau berlangsung secara adil dan inklusif.

Ia juga menekankan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai sosial bangsa seperti gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah mufakat sebagai kekuatan dalam memperkuat daya saing nasional.

“Nilai-nilai ini adalah DNA bangsa yang menjadi modal sosial besar untuk menghadapi perubahan global,” ucapnya.