Kalimantanlive.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa arah kebijakan dan program kerja Kementerian Ketenagakerjaan pada tahun 2026 akan berfokus pada transformasi produktivitas nasional.
Fokus ini disebut menjadi langkah penting dalam memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di tengah perubahan ekonomi global.
Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/10), Yassierli menjelaskan bahwa kebijakan tersebut akan dijalankan melalui berbagai program strategis, di antaranya pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi tenaga kerja, serta penguatan peran Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di seluruh Indonesia.
BACA JUGA: Harga Emas di Pegadaian Lanjutkan Tren Penurunan
“Kita ingin memastikan tenaga kerja Indonesia tidak hanya banyak, tetapi juga berkualitas dan siap bersaing di era ekonomi baru,” ujar Yassierli.
Lebih lanjut, Menaker mengungkapkan bahwa transformasi digital juga menjadi bagian penting dari arah kebijakan 2026. Upaya itu dilakukan melalui penguatan sistem pelayanan publik di sektor ketenagakerjaan agar lebih efisien dan inklusif.







