Kalimantan Selatan, lanjutnya, memiliki kekayaan budaya yang khas hasil perpaduan etnis Banjar dan Dayak, yang tercermin dalam seni, tradisi, kuliner, dan kearifan lokal.
Kegiatan ini juga menampilkan prosesi perkawinan adat Banjar, kunjungan ke Galeri Banua, booth Yayasan Rumah Kreatif Kalsel, serta icip-icip kuliner khas daerah. Melalui rangkaian ini, para tamu diajak merasakan langsung keunikan budaya Kalimantan Selatan.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Perkuat Sinergi Lintas Sektor Dukung Pembinaan UKS/M
Pemprov Kalsel berharap kegiatan ini dapat memperkuat jejaring kolaborasi lintas sektor bersama WIC Jakarta, Dekranasda, Harpi Melati, dan Yayasan Rumah Kreatif Kalsel, guna memperluas promosi budaya daerah dan menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya Banua.
“Kami berharap semangat pelestarian budaya Banua terus tumbuh dan semakin dikenal di kancah nasional maupun internasional,” pungkas Sulikah.
Sumber: MC Kalsel







