Kao menambahkan, para pemimpin juga menegaskan bahwa Lima Poin Konsensus (Five-Point Consensus/5PC) tetap menjadi pedoman utama dalam menangani krisis Myanmar.
ASEAN mendesak agar implementasi 5PC dilakukan sepenuhnya demi membantu rakyat Myanmar menemukan penyelesaian damai yang dipimpin dan dimiliki oleh negaranya sendiri.
BACA JUGA: TERCIDUK! Gembong Kokain “Brucelee” Ditangkap di Hutan Peru, Bakal Diekstradisi ke AS!
Sementara itu, kondisi di Myanmar dilaporkan terus memburuk. Konflik bersenjata meningkat di berbagai wilayah, terutama akibat tindakan junta militer yang dituduh melakukan kejahatan perang dan pelanggaran terhadap kemanusiaan.
Sejumlah lembaga internasional juga menilai situasi kemanusiaan di Myanmar sepanjang 2025 memburuk drastis, dengan jutaan warga sipil terdampak konflik dan akses bantuan kemanusiaan yang semakin terbatas.
Sumber: Antaranews










