Selain itu, Bupati juga menyampaikan terkait permohonan masyarakat yang meminta agar dilakukan perbaikan jalan produksi PT Pertamina di Tabalong.
Pasalnya, kondisi jalan produksi milik Pertamina kini telah berada di tengah kawasan permukiman masyarakat, bahkan bisa dikatakan dalam wilayah kota. Berbeda dengan kondisi sebelumnya karena pesatnya perkembangan penduduk.
“Jalan produksi Pertamina, saat ini juga digunakan menjadi akses masyarakat dalam beraktivitas keseharian. Kondisinya sebagian memerlukan perbaikan dan pemerintah daerah tidak bisa mengintervensinya, karena dapat melanggar aturan,” ucapnya.
Dijelaskannya, jalan produksi ini digunakan oleh masyarakat sebagai akses distribusi, bepergian, jual beli ke pasar, ke tempat sarana kesehatan, pendidikan, dan lain sebagainya, sehingga perlu menjadi perhatian bersama.
Terakhir, H Fani juga menambahkan, pentingnya Bandara Warukin untuk bisa operasional kembali, sebagai aksesibilitas dan konektivitas antardaerah di Kalsel dan keluar Kalsel.
“Ini mumpung ada SKK Migas, Pertamina juga. Kami berharap kita bisa sama-sama bersinergi, membuat kebijakan-kebijakan bersama berkaitan infrastruktur agar nanti saat kami pulang, bisa menjelaskannya kepada masyarakat,” tutupnya. (*)
Kalimantanlive.com/ Diskominfo Tabalong







