Dalam aspek keberlanjutan, CIMB Niaga mencatat sekitar 24 persen dari total pembiayaan atau Rp54,7 triliun telah diarahkan untuk mendukung transisi energi bersih, ekonomi rendah karbon, dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) PBB.
Pada September 2025, bank ini juga meluncurkan Sustainability-Linked FX and Derivatives Program, yang dirancang untuk membantu nasabah menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam bisnis mereka.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kami untuk mengintegrasikan keberlanjutan dalam setiap solusi keuangan, sejalan dengan visi menuju masa depan yang lebih hijau,” pungkas Lani.
Sumber: Antaranews










