JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dunia sepak bola Turkiye tengah diguncang skandal besar. Hasil investigasi Federasi Sepak Bola Turkiye (TFF) mengungkap 371 dari total 571 wasit dan asisten wasit di liga profesional ternyata terlibat judi online (judol).
Lebih mengejutkan lagi, seorang wasit diketahui telah memasang taruhan hingga 18.227 kali!
#baca juga:KABAR GEMBIRA! 16 Kementerian Buka Lowongan CPNS untuk Lulusan SMA-SMK! Ini Daftarnya
#baca juga:IKN Jadi Sorotan Dunia, Media Asing Sebut Nusantara Terancam Jadi “Kota Hantu”
Investigasi Besar-besaran TFF
Skandal ini terbongkar lewat penyelidikan lima tahun terakhir yang dilakukan TFF. Ratusan wasit itu terbukti memiliki akun judi daring dan memasang taruhan pada berbagai pertandingan sepak bola — termasuk pertandingan di liga yang mereka pimpin sendiri.
“Sebagai federasi, kami memulai dengan membersihkan halaman belakang kami sendiri,” tegas Presiden Federasi Sepak Bola Turkiye, Ibrahim Ethem Haciosmanoglu, dikutip dari The Independent, Senin (27/10/2025).
“Jika kami ingin membawa sepak bola Turkiye ke tempat yang semestinya, kami harus membersihkan segala kotoran yang ada,” tambahnya.
Dari Taruhan Ringan hingga 18.000 Kali!
Dari total 371 wasit yang terlibat:
152 di antaranya aktif berjudi secara rutin,
Sisanya hanya sempat bertaruh sekali.
Namun, 42 wasit tercatat melakukan taruhan lebih dari 1.000 pertandingan, dan satu orang tercatat memasang taruhan sebanyak 18.227 kali!
TFF belum mengungkap nama-nama mereka, namun disebut ada:
7 wasit level tertinggi,
15 asisten wasit level tertinggi,
36 wasit berlisensi nasional, dan
94 asisten wasit berlisensi yang ikut terlibat.
Para wasit akan dirujuk ke Dewan Disiplin TFF untuk menjalani proses hukum internal. Berdasarkan kode disiplin TFF, mereka bisa dijatuhi larangan aktif sebagai wasit selama 3 bulan hingga 1 tahun.
Namun, aturan FIFA jauh lebih tegas — pelaku bisa denda 100.000 franc Swiss (sekitar Rp 2 miliar) dan larangan dari seluruh aktivitas sepak bola hingga 3 tahun.







