“Ofisial pertandingan, pemain, dan pelatih dilarang keras bertaruh dalam bentuk apa pun,” tegas pernyataan TFF merujuk pada regulasi UEFA dan FIFA.
Skandal ini membuat klub-klub top Turkiye geram.
Presiden Galatasaray, Dursun Ozbek, menyebutnya sebagai “titik balik penting bagi sepak bola Turkiye.” Ia menuntut TFF untuk membuka nama-nama wasit dan membeberkan pertandingan mana saja yang pernah mereka pimpin.
Presiden Fenerbahce, Sadettin Saran, menyatakan akan memantau langsung jalannya investigasi.
Besiktas bahkan menuntut agar nama-nama wasit dipublikasikan secara transparan dan sistem degradasi musim ini dihapus hingga kasus tuntas.
Banyak Pertanyaan Belum Terjawab
Publik kini menanti jawaban:
Apakah ada pertandingan yang dipengaruhi langsung oleh taruhan para wasit ini?
Apakah mereka berjudi bersama atau saling bertaruh antarwasit?
Dan berapa banyak pertandingan yang sudah mereka pimpin selama periode itu?
Skandal ini kini disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah sepak bola Turkiye, dan bisa jadi membuka babak baru dalam reformasi integritas olahraga di negara tersebut.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







