Bulog juga memastikan stok beras nasional dalam kondisi aman, dengan cadangan mencapai sekitar 4,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.
Capaian ini didukung oleh penyerapan lebih dari 3 juta ton beras dari petani lokal, yang menjadi bukti nyata dukungan Bulog terhadap sektor pertanian nasional.
Dalam menjaga kualitas, Bulog rutin melakukan pemeliharaan beras secara berkala, mulai dari pemeriksaan harian hingga triwulan, serta pengecekan acak terhadap karung beras di gudang penyimpanan.
BACA JUGA: CIMB Niaga Perkuat Fundamental, Laba Pra-Pajak Tembus Rp6,7 Triliun
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh beras yang beredar tetap higienis dan layak konsumsi.
Apabila ditemukan beras rusak, Bulog telah menyiapkan program reprocessing, yakni pembersihan dan pencucian ulang agar beras kembali layak konsumsi.







