“PJJ bukan sekadar pembelajaran daring. Kami memastikan sistem akademik, kurikulum, dan pembimbingan tetap terkelola dengan standar yang sama seperti kelas reguler. Dengan begitu, kualitas lulusan tetap terjaga,” ungkapnya.
Penandatanganan MOA tersebut turut disaksikan jajaran pimpinan dari kedua universitas.
BACA JUGA: SMPN 4 Paringin Jadi Sekolah Andalan Balangan di Lomba Sekolah Sehat Kalsel 2025
Dari UBL hadir Rektor Prof. Dr. Agus Setyo Budi, didampingi Deputi Rektor Bidang Akademik Dr. Deni Mahdiana, Deputi Rektor Bidang Kerjasama Prof. Dr. Arief Wibowo, Dekan Fakultas Teknologi Informasi Dr. Ahmad Solichin, serta Ketua Program Studi Magister Ilmu Komputer Dr. Rusdah, bersama para pejabat lainnya.
Program PJJ Magister Ilmu Komputer ini diharapkan menjadi pendorong lahirnya tenaga ahli teknologi informasi dari Kalimantan, sekaligus memperkuat posisi UNIVSM sebagai pusat pengembangan pendidikan vokasi dan teknologi di Banua Anam.
(Kalimantanlive.com/Kamil)







