MEDAN, KALIMANTANLIVE.COM – Kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang menimpa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) bidan bernama Farida Deliana Purba akhirnya mendapat perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution pun bergerak cepat menindaklanjuti kasus yang viral di media sosial tersebut.
Pada Minggu (2/11/2025), Bobby memanggil Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, ke rumah dinasnya untuk membahas keluhan Farida yang mengaku dipungli saat mengikuti ujian kenaikan pangkat.
# Baca Juga :Menkeu: Presiden Prabowo Pulihkan Optimisme Publik dalam Dua Bulan Terakhir
# Baca Juga :Mayoritas Warga Puas dengan Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
# Baca Juga :Ternyata Presiden Prabowo Hitung Sendiri Menu Makan Bergizi Gratis! Rp 10.000 Bisa Dapat Ayam dan Telur!
# Baca Juga :Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT Ke-80 TNI di Monas, Dimeriahkan Parade dan Flypass Akrobatik
“Saya mendapat perintah langsung dari Menteri Dalam Negeri atas atensi Presiden Prabowo terkait video ini. Kami harapkan permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik dan diberi solusi terbaik oleh bupati,” ujar Bobby dalam keterangan tertulisnya.
Dalam pertemuan itu, Bobby memberi masukan agar ASN yang mendekati masa pensiun mendapat penghargaan berupa kenaikan pangkat, serta menyarankan agar ujian Farida diulang kembali.
“Remedial (tes ulang) bisa dijadwalkan ulang oleh bupati dan diprioritaskan bagi pegawai yang akan pensiun. Kami ingin masalah ini selesai dengan baik,” tegasnya.
Menanggapi arahan tersebut, Bupati Deli Serdang Asri Ludin menyatakan siap menjalankan instruksi tersebut. Ia memastikan remedial test akan digelar kembali untuk 58 ASN yang sebelumnya tidak lulus, termasuk Farida.
“Kita akan melaksanakan remedial bagi 58 ASN yang tidak lulus, dan pelaksanaannya akan diselenggarakan oleh BKN Medan,” kata Asri Ludin.
Curahan Hati Bidan Farida Jadi Viral
Sebelumnya, publik dikejutkan dengan video curahan hati (curhat) seorang ASN bidan bernama Farida Deliana Purba, yang viral di media sosial melalui akun Instagram @medanadaaja. Dalam video tersebut, Farida tampak mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Deli Serdang untuk melapor langsung atas dugaan pungli dalam proses kenaikan pangkatnya.
“Izin lapor Pak Presiden Prabowo Subianto, saya di kantor BKD Deli Serdang, saya terkendala kepangkatan saya karena dipungli. Saya sudah ujian dinas, sudah masukkan semua berkas, tapi tetap tidak naik pangkat,” ujar Farida dengan nada haru.
Farida mengaku kecewa karena tidak kunjung naik pangkat, padahal masa pensiunnya tinggal setahun lagi.







