Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2024, OJK Kalsel, Gubernur dan Ketua TP PKK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Pelajar

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel menyelenggarakan kegiatan Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 dengan tema “Menabung Itu Keren, Wujudkan Mimpi Sejak Sekarang”, di Aula Ukhuwah, Banjarmasin, Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian nasional Bulan Inklusi euangan 2025 yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sepanjang bulan Oktober.

Puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 di Provinsi Kalimantan Selatan dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalsel Hj. Fathul Jannah, serta lebih dari 300 pelajar SMP dan SMA di Kota Banjarmasin.

BACA JUGA: OJK Nilai Sektor Jasa Keuangan Kalsel Stabil, Banjarmasin Catat Penyaluran Kredit Terbesar Rp 53,6 Triliun

Melalui kegiatan ini, OJK berkomitmen memperluas akses keuangan yang aman, mudah, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, serta menanamkan semangat menabung dan mengelola uang dengan bijak sejak usia muda.

Puncak Bulan Inklusi Keuangan 2025, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel menyerahkan buku tabungan rekening Simpel di Aula Ukhuwah, Banjarmasin, Senin (3/11/2025). (Humas OJK Kalsel)

Di kesempatan itu, Gubernur Kalsel H Muhidin, menekankan pentingnya membangun kebiasaan menabung dan disiplin finansial sebagai fondasi kemandirian ekonomi.

Kegiatan di Aula Ukhuwah Banjarmasin ini juga diisi dengan edukasi interaktif literasi keuangan yang dipandu langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kalsel Hj Fathul Jannah. Dalam sesi tersebut, dia mengajak para pelajar untuk memahami pentingnya menabung, mengelola uang dengan bijak, dan menjauhi gaya hidup konsumtif.

Selain itu, dalam kegiatan juga dilakukan pembukaan rekening SimPel (Simpanan Pelajar) pada Bank Kalsel sebanyak 1.000 rekening SimPel dan diserahkan secara simbolis kepada siswa oleh Gubernur Kalimantan Selatan dan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan.