Dana Rp 1 Miliar Lenyap Akibat Chat Palsu BNI, Program Makan Bergizi Gratis di Bandung Barat Lumpuh Total!

Langkah Hukum: Dilaporkan ke BGN dan Bareskrim Polri

Kasus ini kini resmi dilaporkan ke Badan Gizi Nasional (BGN) yang kemudian mengarahkan pelaporan ke Bareskrim Polri untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Pihak berwenang disebut tengah menelusuri jejak digital para pelaku dan memeriksa sistem keamanan perbankan yang digunakan lembaga tersebut.

“Kami sudah lapor ke BGN dan diminta buat laporan resmi ke Bareskrim. Saat ini kami menunggu hasilnya. Sementara dapur berhenti total karena tidak ada dana lagi,” tegas Hendrik.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi lembaga sosial dan institusi publik agar lebih berhati-hati dalam menerima komunikasi digital, terutama yang mengatasnamakan lembaga keuangan.
Modus phishing dan social engineering seperti ini makin marak, bahkan menyasar lembaga resmi yang mengelola dana publik.

Pakar keamanan siber menegaskan bahwa bank tidak pernah meminta data pribadi, password, maupun tautan login melalui chat pribadi atau media sosial.

Program MBG yang selama ini menjadi harapan banyak anak di Bandung Barat kini terpaksa terhenti karena kelengahan digital satu orang pejabat internal.

Sementara itu, publik menuntut agar kasus ini diusut tuntas dan sistem pengawasan dana sosial diperketat agar tragedi serupa tak terulang lagi.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI