Pihak kejaksaan kini menjerat para tersangka dengan dakwaan konspirasi kriminal dan perampokan bersenjata, meski belum dipastikan apakah seluruh pelaku akan menghadapi dakwaan yang sama.
Gelombang Perampokan di Perancis
Kasus Lyon menambah daftar panjang gelombang pencurian besar di Perancis dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, lima orang ditangkap atas kasus perampokan Museum Louvre, di mana beberapa artefak berharga hilang.
Tak berhenti di sana, Museum Sejarah Alam di Paris juga sempat dibobol bulan lalu—para pelaku membawa kabur sampel emas senilai Rp 29 miliar.
Seorang perempuan asal Tiongkok berusia 24 tahun bahkan ditangkap di Barcelona terkait kasus tersebut.
Alarm Keamanan Perancis Berbunyi Keras
Rangkaian perampokan ini memicu kekhawatiran publik atas lemahnya sistem keamanan di institusi penyimpanan logam mulia dan museum di Perancis.
Otoritas keamanan kini diminta memperketat penjagaan dan meninjau ulang sistem keamanan digital dan fisik di seluruh fasilitas berisiko tinggi.
Pihak kepolisian menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan tidak menutup kemungkinan adanya keterkaitan antara kelompok Lyon dengan jaringan kriminal lintas negara.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI









