Perampokan Spektakuler di Lyon: Emas Rp 533 Miliar Disikat Geng Bersenjata dari Laboratorium Perancis!

LYON, KALIMANTANLIVE.COM – Perancis kembali diguncang aksi perampokan kelas kakap! Sekelompok penjahat bersenjata berat menyerbu sebuah laboratorium pemurnian emas di Kota Lyon pada Kamis (30/10/2025) dan sukses menggondol logam mulia senilai 32 juta dolar AS atau sekitar Rp 533,5 miliar!

Namun drama menegangkan itu tak berlangsung lama — enam orang pelaku akhirnya berhasil diringkus polisi hanya beberapa jam setelah kejadian.

# Baca Juga :FIFA “Tampar” Malaysia: Banding FAM Gagal Total, 7 Pemain Naturalisasi Tetap Disanksi!

# Baca Juga :NASA “Semprot” Kim Kardashian Soal Tuduhan Pendaratan di Bulan Hoaks, Netizen: “Fix, Kim Kurang Piknik!”

# Baca Juga :HOROR APLIKASI KENCAN! Mahasiswi di Sumut Diperas & Diperkosa Pria yang Baru Dikenalnya

# Baca Juga :TRAGEDI PEKALONGAN! Gas Melon Meledak, Ayah dan Dua Anak Tewas Mengenaskan

Jaksa Penuntut Umum Lyon, Thierry Dran, menyebut bahwa aparat berhasil menyita kembali 306 kilogram emas hasil rampokan, sebagian besar masih dalam bentuk batangan murni.

“Para pelaku adalah penjahat kawakan, berpengalaman dalam perampokan bersenjata,” ungkap Dran dalam konferensi pers, Senin (3/11/2025).

Enam orang yang diamankan terdiri dari lima pria dan satu perempuan berusia 30–40 tahun. Dari lima pria itu, tiga di antaranya punya catatan kriminal perampokan serupa, sedangkan dua lainnya — termasuk satu perempuan — mengaku tidak terlibat dan membantah tuduhan.

Sementara empat pelaku lainnya memilih bungkam total selama pemeriksaan.

Ledakan, Senapan Serbu, dan Emas Batangan

Dalam video amatir yang viral di media sosial, saksi mata—yang diduga karyawan di area sekitar—terdengar panik saat menghubungi layanan darurat.

Ia melaporkan ledakan keras di area laboratorium, disusul terlihatnya beberapa pria bersenjata Kalashnikov keluar dari lokasi membawa karung besar.

Polisi Lyon bergerak cepat. Kurang dari dua jam, unit anti-kejahatan berhasil mengepung dan meringkus para pelaku.
Dari tangan mereka, disita senapan serbu, pistol, bahan peledak, kendaraan pelarian, dan ratusan kilogram emas hasil curian.

Nilai Rampokan Naik Dua Kali Lipat

Awalnya, kerugian akibat perampokan ini diperkirakan sekitar 13,8 juta dolar AS (Rp 230 miliar). Namun hasil audit lanjutan menunjukkan total nilai logam mulia yang dicuri ternyata mencapai 32 juta dolar AS!