GEGER DUNIA KRIPTO! Pendiri Thodex Dihukum 11 Ribu Tahun, Akhiri Hidup Tragis di Penjara Turki

KALIMANTANLIVE.COM – Dunia kripto kembali diguncang kabar mengejutkan! Faruk Fatih Ozer, pendiri sekaligus mantan CEO bursa kripto Turki Thodex, ditemukan tewas gantung diri di dalam selnya saat menjalani hukuman fantastis: 11.196 tahun penjara.

Menurut laporan media Turki, Ozer ditemukan tergantung di kamar mandi sel isolasi tunggal di Penjara Keamanan Tinggi Tekirdag F-Type — fasilitas yang kerap menuai sorotan karena sistem isolasi ketat dan kondisi tahanan yang keras.

#baca juga:Terungkap “Ompreng Made in Indonesia” Palsu untuk Program Makan Bergizi Gratis, BGN Murka: Kriminal dan Berbahaya!

#baca juga:BREAKING! Langit Kalsel & Kalteng Siaga: BMKG Peringatkan Hujan Petir Sore Ini, Warga Diminta Waspada!

Hukuman Tak Masuk Akal: 11.196 Tahun!

Pada September 2023, pengadilan di Istanbul memvonis Ozer bersalah atas penipuan berat, pencucian uang, serta memimpin organisasi kriminal. Ia divonis bersama kakak dan adik perempuannya setelah kehancuran mendadak platform Thodex yang mengakibatkan lebih dari 400.000 pengguna kehilangan dana senilai USD 2,6 miliar (sekitar Rp 40 triliun).

Vonis 11 ribu tahun itu merupakan hasil penjumlahan hukuman untuk setiap pelanggaran — praktik umum dalam sistem hukum Turki untuk kasus kejahatan besar dan terorganisir.

Misteri di Balik Kematian

Menteri Kehakiman Turki Yılmaz Tunc membenarkan bahwa penyelidikan masih berlangsung.

“Penyebab pasti kematian akan ditentukan setelah hasil penyelidikan keluar, namun temuan awal mengarah pada bunuh diri,” ujarnya seperti dikutip dari Economic Times.

Ozer mendirikan Thodex pada 2017, dan platform itu sempat menjadi salah satu bursa kripto terbesar di Turki. Namun pada April 2021, Thodex mendadak membekukan penarikan dana dan akhirnya kolaps total.