Polres Kotabaru Gelar Apel Kesiapan Tanggap Bencana Hidrometeorologi

Bencana tersebut selain menimbulkan korban jiwa, namun juga menyebabkam kerugian ekonomi, serta kerusakan fasilitas publik.

“Bencana bukan hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga trauma psikologis dan gangguan terhadap tatanan sosial masyarakat. Karena itu, kita harus mengedepankan langkah strategis yang komprehensif, responsif, dan berkesinambungan dalam penanggulangan bencana,” urainya.

Masih menurut Doli, Kapolri juga mengingatkan, 43,8 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan yang puncaknya diperkirakan pada November 2025 hingga Januari 2026.

“Fenomena La Nina yang diprediksi berlangsung hingga Februari 2026 turut berpotensi meningkatkan intensitas hujan di sejumlah wilayah,” terangnya.

Kapolri menekankan pentingnya sinergitas antara TNI-Polri, pemerintah daerah, BNPB, BMKG, Basarnas, PMI, serta seluruh unsur masyarakat.