ISTANBUL, Kalimantanlive.com – Pihak berwenang Belgia menyita kargo berisi peralatan militer yang dikirim dari Swiss ke Israel setelah tiba di Bandara Liege, Wallonia, bulan lalu.
Penyitaan ini dikonfirmasi oleh kantor Perdana Menteri Wallonia, Adrien Dolimont, seperti dilaporkan Belga News Agency pada Rabu (5/11).
BACA JUGA: OKI Kutuk Serangan Udara Israel yang Tewaskan Ratusan Warga Gaza
Kasus tersebut pertama kali diungkap majalah berbahasa Prancis Le Vif, yang menyebut bahwa empat peti kargo milik perusahaan Swiss Swissto12 dikirim dari Bandara Zurich ke Liege pada 7 Oktober 2025.
Barang tersebut dilaporkan berisi antena dan komponen frekuensi radio untuk perusahaan pertahanan Israel, Elbit Systems.
Kargo dijadwalkan transit hingga 13 Oktober, namun dihentikan otoritas bea cukai sebelum melanjutkan perjalanan.
Hasil investigasi akhir Oktober menyatakan bahwa isi kiriman termasuk kategori peralatan militer, dan tidak memiliki izin ekspor dari Swiss maupun izin transit dari pemerintah Wallonia.
Pemerintah Wallonia menegaskan tidak akan memberikan izin ekspor senjata yang dapat memperkuat kapasitas militer Israel dan akan tetap waspada terhadap pengiriman serupa di masa mendatang.








