Bos Nvidia Ramal China Akan Salip Amerika dalam Perlombaan AI, “Tenaga Listriknya Hampir Gratis!”

DeepSeek Bikin Silicon Valley Panik

Ketakutan AS semakin terasa sejak kemunculan startup China DeepSeek, yang meluncurkan model AI “R1” — lebih murah, efisien, dan nyaris setara dengan model milik OpenAI dan Anthropic.

Kehadiran R1 membuat para raksasa AI di Silicon Valley waspada. Banyak analis menilai “keajaiban AI” buatan Tiongkok itu bisa menjadi titik balik dominasi teknologi global.

Pesan Terakhir dari Sang Bos AI

Dalam konferensi pengembang Nvidia di Washington bulan lalu, Huang menegaskan pentingnya keseimbangan kebijakan dan keterbukaan global.

“Kami ingin Amerika memenangkan perlombaan AI, tapi kami juga harus hadir di China. Menutup akses ke setengah pengembang dunia justru merugikan kita sendiri,” tegasnya.

Dengan ekosistem pengembang yang masif, subsidi energi besar, dan dukungan pemerintah tanpa henti, tak heran jika prediksi Huang menggema:

“China bukan hanya mengejar, tapi siap menyalip Amerika dalam revolusi AI dunia.”

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI