Siti menambahkan, kegiatan ini merupakan upaya memperkuat literasi digital di kalangan kader dan masyarakat agar pemanfaatan media sosial dapat berdampak positif, edukatif, dan inspiratif.
“Jemput Bola Digital bermakna kader Posyandu tidak hanya menunggu masyarakat datang ke layanan kesehatan, tetapi juga aktif menjangkau mereka melalui media sosial,” jelasnya.
Melalui konten kreatif dan narasi positif, lanjut Siti, kader Posyandu dapat menyebarkan informasi penting terkait kesehatan ibu dan anak, gizi, imunisasi, serta layanan Posyandu lainnya dengan cara yang menarik dan mudah diakses masyarakat.
Ia berharap kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran praktis bagi para kader dalam mengelola informasi, membuat konten promosi, dan membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh dinas terkait, kader Posyandu, dan KIM untuk terus bersinergi memperkuat komunikasi publik di daerah masing-masing. Dengan dukungan bersama, Posyandu 6 SPM dapat hadir secara informatif dan berdaya guna, baik di lapangan maupun di ruang digital,” pungkasnya.
Sementara itu, Agus Gazali Rahman menuturkan bahwa kader Posyandu berperan penting dalam menyampaikan informasi edukatif kepada masyarakat.










