“Ekraf kini menjadi mesin ekonomi baru dengan potensi besar. Banua memiliki banyak talenta muda kreatif dan inovatif, dan tugas pemerintah adalah memfasilitasi agar mereka dapat tumbuh dan bersaing,” jelasnya.
Fathurrahman menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk memperluas jejaring, berkolaborasi, dan mengembangkan usaha masing-masing, sehingga mampu berperan sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di daerah.
BACA JUGA: Dispar Kalsel Gelar Pelatihan Pitching dan Public Speaking untuk Pelaku Ekraf di Kotabaru
Selama dua hari pelatihan, peserta mendapat pembekalan dari sejumlah narasumber profesional di bidang industri kreatif dan bisnis digital yang relevan dengan perkembangan ekonomi modern.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir lebih banyak kreator lokal yang berdaya saing serta mampu berkontribusi dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Kalimantan Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Sumber: MC Kalsel







