BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) resmi menutup dua pelatihan teknis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni Pelatihan Manajemen Keamanan Informasi SPBE dan Pelatihan Pengelolaan Penatausahaan Keuangan dan Aset, yang digelar di Aula Kampus I BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Jumat (7/11/2025).
Kedua pelatihan ini berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 7 November 2025, dan diikuti oleh 60 peserta, masing-masing 30 orang dari tiap bidang pelatihan.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Perkuat Pengawasan Penyaluran KUR agar Tepat Sasaran dan Dorong UMKM Naik Kelas
Kepala BPSDMD Kalsel, Faried Fakhmansyah, melalui Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Teknis, Zainal Abidin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Kalsel untuk membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap kemajuan teknologi serta tuntutan tata kelola pemerintahan modern.
“Di era digital saat ini, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk mewujudkan birokrasi yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Zainal.
Ia menegaskan pentingnya keamanan informasi dalam penyelenggaraan SPBE, mengingat data dan informasi pemerintah merupakan aset vital yang harus dilindungi dari berbagai ancaman, baik teknis maupun non-teknis.
Selain itu, pelatihan pengelolaan penatausahaan keuangan dan aset juga menjadi fokus penting untuk meningkatkan tertib administrasi, akurasi data, serta kepatuhan terhadap regulasi.







