PARINGIN, Kalimantanlive.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan secara resmi mendeklarasikan Program Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) beberapa waktu lalu. Deklarasi ini menjadi langkah awal Balangan menuju pencapaian Kencana tingkat Utama.
Saat ini, Balangan berada pada tingkatan Pratama sebagai tahap awal pembentukan Kecamatan Tangguh Bencana. Menariknya, Balangan menjadi daerah pertama di Kalimantan Selatan yang mendeklarasikan Program Kencana sekaligus mewakili provinsi ini di tingkat nasional.
BACA JUGA: Pasar Murah Disperindag Balangan di Desa Paran Diserbu Warga, Harga Kebutuhan Pokok Lebih Terjangkau
Secara nasional, Kalimantan Selatan tercatat sebagai provinsi ke-10 dari 38 provinsi yang melaksanakan program tersebut. Sementara itu, Kabupaten Balangan sendiri menjadi kabupaten ke-28 dari 514 Kabupaten/Kota yang resmi mendeklarasikan Program Kencana.
Kepala Pelaksana BPBD Balangan, H Rahmi menyampaikan bahwa secara faktual Balangan telah memenuhi sebagian besar indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk persyaratan Kencana.
“Dari delapan indikator SPM, Balangan telah memenuhi tiga indikator, yakni KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Bencana), pelatihan, serta mitigasi. Selama ini kegiatan tersebut sudah dilaksanakan, hanya saja belum dilakukan pelaporan secara resmi,” jelasnya.
Rahmi mengatakan, setelah dilakukan pembahasan bersama Kementerian Dalam Negeri saat kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), Balangan dinilai telah layak untuk menyandang status Kencana Pratama.









