JAKARTA, Kalimantanlive.com – Sebuah perusahaan rintisan di bidang neurosains, Matter Neuroscience, menghadirkan inovasi unik berupa casing ponsel dengan bobot mencapai 2,7 kilogram. Produk ini memiliki tujuan yang tidak biasa: membantu pengguna mengurangi ketergantungan terhadap ponsel pintar.
Berbeda dari casing pada umumnya yang ringan dan praktis, produk buatan Matter Neuroscience justru dirancang berukuran besar, berat, dan tidak nyaman digunakan.
BACA JUGA: Huawei Siapkan Mate 70 Air, Ponsel Super Tipis Pesaing Samsung dan Apple
Casing berbahan baja tahan karat ini terdiri dari dua bagian logam yang dikencangkan menggunakan sekrup di sekitar ponsel. Dengan berat yang bahkan melebihi MacBook Pro 16 inci, casing ini diklaim sebagai salah satu yang paling berat di dunia.
Gagasan di balik desain ekstrem ini adalah menciptakan rasa tidak nyaman secara fisik saat menggunakan ponsel, sehingga pengguna terdorong untuk mengurangi waktu menatap layar.
Semakin sering ponsel diangkat, semakin cepat tangan dan lengan merasa lelah. Sensasi tersebut diharapkan menjadi “pengingat alami” untuk berhenti bermain ponsel.
Matter Neuroscience menyebut desainnya terinspirasi dari ponsel ikonik era 1980-an, Black Diamond. Karena ukurannya besar dan berat, casing ini tidak bisa disimpan di saku, bahkan pengguna bisa merasa seperti sedang melakukan olahraga ringan ketika memakainya.








