Pemilik Travel Boyolali Diciduk: 140 Wisatawan Makan Tanpa Bayar, Tagihan Membengkak!

KALIMANTANLIVE.COM — Drama tak terduga terjadi di Playen, Gunungkidul. Seorang pemilik biro perjalanan asal Boyolali berinisial F (27) ditangkap polisi setelah nekat membawa 140 wisatawan makan siang tanpa melunasi tagihan. Aksi ini berujung skandal karena uang yang dibayarkan wisatawan diduga digelapkan.

140 Wisatawan, 3 Bus, Tagihan Menghilang

# Baca Juga :Tablet Kayu Romawi 2.000 Tahun Terungkap Utuh dari Dasar Sumur! Begini Rahasia Keawetannya

# Baca Juga :Brad Pitt Gugat Angelina Jolie Rp 584 M Gara-Gara Penjualan Saham Miraval: Drama Brangelina Meletup Lagi!

# Baca Juga :CUACA KALSEL-KALTENG 10 NOVEMBER: Hujan Ringan Menyapu Wilayah, Petir Siaga di Banjar & Barito Kuala!

Kanit Reskrim Polsek Playen, Aiptu Denny Wahyu Aji, mengungkapkan insiden itu berlangsung pada Minggu (2/11/2025). Rombongan besar yang dibawa F datang dengan tiga bus dan menyantap makan siang seperti biasa.

Masalah meledak saat waktu pembayaran tiba.

“Setelah selesai makan siang, dari biro atas nama F tidak dapat melunasi tagihan makan,” ujar Aiptu Denny.

Tagihan totalnya mencapai Rp 3,4 juta, sementara F mengaku hanya punya uang Rp 2,5 juta, dan itu pun disebut untuk kebutuhan bus.

Wisatawan Sudah Bayar!

Kroscek dari pihak resto langsung membongkar kejanggalan. Ketua rombongan menunjukkan kuitansi pembayaran Rp 13,4 juta yang sudah diserahkan kepada F. Artinya, uang makan dan paket wisata sudah lunas sejak awal—dan lenyap entah ke mana.

Yang lebih menghebohkan, kuitansi itu menggunakan logo perusahaan restoran, padahal tidak ada kerja sama antara biro perjalanan F dan rumah makan tersebut.