Bahlil Lahadalia Semprot Dirjen Gakkum ESDM Soal Tambang Ilegal: “Kalau Nyali Tidak Ada, Pertimbangkan Saja!”

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM — Suasana rapat kerja antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan Komisi XII DPR RI mendadak memanas. Bahlil terlihat menegur keras Dirjen Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian ESDM Rilke Jeffri Huwae terkait lemahnya penindakan tambang ilegal di Indonesia.

Momen itu terjadi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (11/11/2025), setelah sejumlah anggota dewan mengkritik kinerja Ditjen Gakkum yang dianggap belum menampakkan hasil konkret.

# Baca Juga :Makna Mendalam Tema Hari Kesehatan Nasional 2025: “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”

# Baca Juga :Ingin Naik Kelas! Begini Syarat dan Ketentuan Lengkap Ubah HGB Jadi SHM untuk Rumah

# Baca Juga :Mengharukan! Bilqis Ramdhani Sempat Anggap Tetua Suku Anak Dalam Sebagai Ayahnya, Menangis Saat Dijemput Polisi

# Baca Juga :TERUNGKAP! Sri Yuliana Diduga Jual Anak Kandung demi Uang: Dalang Penculikan Bilqis di Makassar Terseret Sindikat Perdagangan Anak

Kronologi Bahlil Tegur Dirjen Gakkum ESDM

Awalnya, rapat berjalan lancar membahas realisasi program strategis tahun 2025 dan rencana kerja 2026. Namun, suasana berubah tegang saat anggota Komisi XII dari Fraksi Gerindra, Muhammad Rohid, mengangkat isu tambang ilegal yang marak terjadi di berbagai daerah.

“Pak Menteri sudah pasti tahu, masalah tambang ilegal ini sudah sering dibahas bahkan di kabinet Presiden Prabowo,” ujar Rohid.

Ia menilai Rilke, yang baru menjabat sebagai Dirjen Gakkum ESDM, belum menunjukkan gebrakan berarti. Padahal, posisi tersebut krusial dalam upaya pemberantasan tambang ilegal.

“Nah, sampai hari ini belum terlihat langkah konkret dari Dirjen Gakkum Bapak ini. Jangan nanti yang bergerak justru tim gabungan presiden,” kata Rohid dengan nada tegas.

Bahlil: “Saya Enggak Main-main!”

Menanggapi kritik itu, Bahlil langsung menatap ke arah Rilke Jeffri Huwae dan menegurnya di depan forum.

“Pak Dirjen Gakkum mana? Komisi XII lagi unyi nyali Bapak ini. Siap. Bapak jaksa atau bukan jaksa? Jaksa? Oh ya. Kalau nyali tidak ada, segera pertimbangkan. Saya enggak main-main, benar ini,” tegas Bahlil.

Ucapan itu sontak membuat suasana rapat hening. Teguran keras tersebut mencerminkan keseriusan Bahlil dalam memberantas tambang ilegal yang selama ini menjadi sorotan publik dan perhatian Presiden Prabowo Subianto.

DPR Desak Tindakan Nyata di Lapangan

Rohid menambahkan, Komisi XII siap mendukung penuh langkah penindakan tambang ilegal, tetapi membutuhkan komitmen nyata dari Ditjen Gakkum ESDM.

“Jangan enggak ada gunanya posisi Dirjen Gakkum kalau tidak ada hasil,” tegasnya.

Ia juga meminta agar Kementerian ESDM menyerahkan data lokasi tambang ilegal agar DPR bisa turut memantau dan mendorong langkah hukum terhadap para pelaku.