Menyinggung menjamurnya ritel dan pasar modern yang mengerus pasar tradisional, Eka menyebutkan, antara ritel, pasar modern dengan pasar tradisional berbeda pangsa pasar.
Sebab komoditas dijual di ritel ada kelas-kelas tertentu. Namun, pasar tradisional akan tetap dipertahankan dengan melakukan inovasi.
Apalagi sebut Eka, untuk ritel dan pasar modern ada pembatasan produk. “Ya itu tadi kan, ada pembatasan pangsa pasar pun jelas beda lah,” katanya.
Namun tetap ada keseimbangan antara ritel, modern dan pasar tradisional. “Pasar tradisional diperlukan masyarakat. Demikian juga pasar modern juga diperlukan masyarakat,” terangnya.
Untuk itu melalui FGD ini, dilakukan sinergitas agar tidak ada gap atau kesenjangan antara pasar modern dan tradisional.
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Elpian










