Kapolsek Pulau Sembilan Minta Nelayan Tak Melaut Saat Cuaca Buruk : Mengancam Jiwa

KOTABARU, Kalimantanlive.com – Cuaca ektrem dalam beberapa hari terakhir terjadi di perairan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan.

Cuaca ekstrem atau musik paceklik yang dialami nelayan setempat, terjadi setahun sekali itu tak sedikit nelayan memilih untuk tidak melaut. Waktu ini biasanya digunakan nelayan untuk memperbaiki perahu dan alat tangkap.

Baca Juga : Jaga Kebugaran, Kapolsek Pulau Sembilan Senam dan Jalan Sehat Bareng Personel

Meski demikian, masa paceklik acap kali dirasakan nelayan di wilayah gugusan selat pulau jawa. Kepolisian Sektor (Polsek) Pulau Pulau Sembilan tetap memproteksi bahaya yang mengancam keselamatan para nelayan.

Dengan mengeluarkan larangan sementara bagi seluruh nelayan untuk tidak melaut khususnya pada hari ini, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga : Polsek Pulau Sembilan Selidiki Isu Orang ‘Misterius’ Ketuk Rumah Warga

Langkah ini sebagai antisipasi dini menghadapi cuaca buruk yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.

Berdasarkan prakiraan cuaca untuk wilayah perairan Marabatuan dan Pulau Sembilan menunjukkan kondisi yang tidak menguntungkan. Ancaman utama berasal dari potensi angin kencang dan gelombang tinggi yang dapat membahayakan kapal-kapal nelayan.

Adapun imbauan disampaikan, meminta nelayan menghentikan sementara aktivitas melaut ketika terjadi gelombang tinggi dan angin kencang.