Pemkab Balangan Tetapkan Status Siaga Bencana Batingsor, Berlaku Hingga 31 Januari 2026

“Status tersebut juga mungkin saja berubah dan diperpanjang jika diperlukan,” tambah Rahmi.

Ia mengingatkan bahwa beberapa wilayah di Kabupaten Balangan memiliki potensi tinggi terhadap banjir, seperti di Kecamatan Awayan, yang tahun lalu sempat terdampak akibat luapan air sungai.

BACA JUGA: Ketua DPRD Balangan Linda Wati Ajak Masyarakat Teladani Semangat Kepahlawanan

“Potensi banjir ini terus kita waspadai, meskipun sangat bergantung pada intensitas curah hujan. Kalau curah hujan masih dalam kategori sedang atau ringan, mungkin tidak terjadi banjir,” jelasnya.

Dalam upaya mitigasi, BPBD Balangan bersama instansi terkait akan terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi sungai melalui sistem peringatan dini (Early Warning System/EWS) yang telah dipasang di sejumlah titik rawan banjir.

Selain itu, Rahmi juga mengimbau masyarakat agar aktif memantau informasi cuaca terkini melalui situs resmi BMKG atau kanal informasi BPBD Balangan, serta berperan menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke sungai.

“Hal ini penting agar kita bisa mewaspadai potensi bencana lebih awal. Dan yang paling utama, jangan membuang sampah sembarangan ke sungai karena bisa meningkatkan potensi banjir,” imbaunya.

(Kalimantanlive.com/Kamil)