KALIMANTANLIVE.COM – Mimpi Andre Onana dan Timnas Kamerun untuk kembali tampil di panggung Piala Dunia resmi kandas. Harapan mereka runtuh di detik-detik akhir setelah Republik Demokratik Kongo mencetak gol penentu kemenangan di masa injury time.
Kamerun sebelumnya tampil mengecewakan di fase kualifikasi dan hanya finish sebagai runner-up di bawah Cape Verde. Situasi itu memaksa mereka menjalani babak Playoff demi tiket menuju Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
# Baca Juga :Mauro Zijlstra Ungkap Suasana Sunyi Ruang Ganti Timnas Usai Gagal ke Piala Dunia 2026
# Baca Juga :Arab Saudi Amankan Tiket Piala Dunia 2026, Irak Lanjut ke Putaran Kelima
# Baca Juga :Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Kalah 0–1 dari Irak
Berlaga di semifinal Playoff melawan Kongo di Al Barid Stadium, Rabat, Maroko, Jumat (14/11/2025) dini hari WIB, pertandingan berlangsung ketat. Ketika laga tampak akan menuju extra time, petaka datang: umpan silang Brian Cipenga berhasil disambar Chancel Mbemba tepat ke gawang Onana. Skor 0-1 tak berubah hingga peluit akhir, mengakhiri perjalanan Kamerun.
Kongo pun melaju ke final Playoff untuk menghadapi Nigeria, sementara Kamerun—tim Afrika dengan delapan penampilan di Piala Dunia—harus menerima kenyataan pahit.
Kekalahan ini makin memperberat posisi pelatih Marc Brys yang dianggap gagal total. Sejak awal, penunjukannya pun menuai polemik karena bukan pilihan utama Presiden Federasi Sepakbola Kamerun, Samuel Eto’o, melainkan rekomendasi Menteri Olahraga. Catatan buruk di laga tandang kualifikasi—hanya satu kemenangan dari lima pertandingan—menambah tekanan.
Dengan Piala Afrika tinggal menghitung minggu, muncul pertanyaan besar: apakah Brys masih akan memimpin Onana dan kawan-kawan, atau Kamerun segera menunjuk pelatih baru?(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







