Trump Turun Tangan Redakan Konflik Perbatasan Thailand–Kamboja

JAKARTA, Kalimantanlive.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan komunikasi telepon dengan para pemimpin Kamboja dan Thailand pada Jumat untuk meredakan ketegangan di perbatasan kedua negara yang kembali memanas.

Menurut pejabat Gedung Putih, Trump juga berkoordinasi dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam upaya mendorong penghentian kekerasan.

BACA JUGA: Konflik Thailand-Kamboja Memanas, Serangan Udara Tewaskan 12 Orang

Anwar membenarkan bahwa ia berbicara langsung dengan Trump dan melaporkan bahwa Thailand serta Kamboja telah menarik pasukan mereka sesuai mekanisme dalam Kerangka Perjanjian Perdamaian Kuala Lumpur.

Anwar menyambut langkah aktif Trump yang menghubungi kedua negara agar setiap perbedaan diselesaikan secara tertib demi menjaga stabilitas kawasan.

Ketegangan meningkat setelah bentrokan pada Rabu menewaskan satu warga sipil dan melukai tiga lainnya. Insiden itu terjadi beberapa hari setelah Thailand menangguhkan pakta perdamaian, memicu saling tuduh di antara kedua pihak.

Kamboja mengevakuasi ratusan warga dari desa Prey Chan di Banteay Meanchey, sementara militer Thailand membantah tudingan melakukan penembakan sepihak dan menyatakan hanya membalas tembakan untuk mempertahankan wilayah serta keselamatan personel.

Sumber: Antaranews