KENDAL, KALIMANTANLIVE.COM – Warga Kecamatan Boja, Kendal, diguncang kepanikan setelah seorang pria berinisial FA, 44 tahun, ditemukan tewas di dalam rumahnya dalam kondisi mengenaskan. Korban ditemukan tergantung di kamar mandi dengan luka tusukan pisau di bagian dada.
Peristiwa mengerikan itu terungkap saat seorang warga bernama Hadi mencium bau anyir menyengat dari sekitar rumah korban pada Jumat malam, 14 November 2025. Setelah menelusuri sumber bau bersama anaknya, ia menemukan adanya darah mengalir di selokan depan rumah korban.
# Baca Juga :LONGSOR DI CILACAP: 3 Tewas, 21 Hilang, Puluhan Warga Terjebak dalam Hitungan Detik
# Baca Juga :UPDATE Truk Solar Rem Blong Terguling di Pasar 12 Tewas Seketika, Carry & Deretan Kios Disapu Bersih!
# Baca Juga :Kasus Bunuh Diri Anak di Jepang Catat Rekor Tertinggi pada 2024, Apa Pemicunya?
# Baca Juga :Inter Milan Tekuk RB Leipzig 1-0, Gol Bunuh Diri Lukeba Jadi Penentu Kemenangan
“Awalnya saya mencium bau anyir di sekitar rumah Pak Ferlin. Ternyata bau itu dari selokan, dan ada darah di situ,” ujar Hadi.
Merasa curiga, Hadi mengetuk pintu rumah korban namun tidak ada jawaban. Ia kemudian menghubungi petugas keamanan, perangkat desa, hingga Polsek Boja untuk meminta bantuan. Setelah warga dan petugas mendobrak pintu rumah yang terkunci, bau busuk langsung menyergap dari dalam rumah.
Pencarian di dalam rumah mengarah ke kamar mandi, tempat korban akhirnya ditemukan. Kondisinya sudah tidak bernyawa, tubuhnya tergantung dengan tali, sementara di bagian dada kirinya tertancap sebilah pisau.
“Kami menemukan korban di kamar mandi, posisinya tergantung dan ada pisau menancap di dadanya,” jelas Hadi.
Menurut keterangan warga, korban tinggal sendiri sejak dua bulan terakhir setelah istrinya tidak lagi terlihat di lingkungan tersebut. Warga terakhir melihat korban pada Senin malam, saat ia memesan makanan melalui layanan ojek online.
Selama beberapa hari setelah itu, korban tidak tampak keluar rumah sehingga warga sempat mengira ia sedang bepergian ke luar kota.
Petugas Inafis Polres Kendal dan Satreskrim segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan sejumlah barang bukti. Kasat Reskrim Polres Kendal, AKP Bondan Wicaksono, membenarkan laporan penemuan mayat tersebut.









